PARADIGMA PROFETIK
PEMBARUAN BASIS EPISTEMOLOGI ILMU HUKUM

Diampu oleh : Dr Kelik Wardiono SH, MH

Oleh : R e z i
R100170013

A. Asumsi dan model dari basis epistemologi paradigma profetik yang di tawarkan oleh Kuntowijoyo

1. Profetik: Tawaran Kuntowijoyo
IImu sosial profetik yang digagas Kuntowijoyo, pada dasarnya merupakan bagian dari sebuah gerakan yang ingin merekonstruksi ulang bangunan dari ilmu pengetahuan, yang selama ini didominasi oleh ilmu pengetahuan dari Barat yang berbasis tradisi filsafat yunani melalui strategi mengintegrasikan antara ilrnu dan agama, mengintegrasikan antara nalar dan iman, mengintegrasikan antara akal dan hati.  Meskipun di dalam alur sejarah perkembangan ilmu pengetahuan di barat, terdapat dialekik yang saling memarginalkan bahkan saling membungkam antara Ilmu dan agama, akan tetapi dititik tertentu terlihat pula, upaya-upaya untuk mengintegrasikan antara keduanya, hal ini terlihat dar munculnya aliran filsafat skolastik.

2. Basis Epistemologi Paradigma Profetik dari Kuntowijoyo
a. Asumsi-asumsi Paradigma Profetik dari Kuntowijoyo
1)      Asumsi Ontologis
                         i.          Hakekat ada (Hakekat Obyek Ilmu)
Berdasarkan rujukannya pada Muhammad Iqbal, Kuntowijoyo menyatakan bahwa Al-Quran mengisyaratkan adanya dua kategori ilmu dalam konteks hubungannya dengan manusia, yakni ilmu-ilmu alam (Kauniyah) ilmu humaniora (Nafsiyah), di luar dua hal ini adalah ilmu yang berhubungan dengan Tuhan, yaitu ilmu-ilmu ketuhanan (Qauliah) dan ilmu-ilmu strukur luaran atau material dan ilmu-ilmu teologis adalah hukum-hukum Allah, termasuk di dalamnya cara-cara mengenalnya dan adab-adab dalam ritus dan berdoa.
Strukur luaran dari ilmu-ilmu kealaman adalah hukum-hukum alam yang nyata dan dapat diresapi melalui tindakan-tindakan manusia yang berada dalam ruang-waktu, sementara hasil luaran ilmu-ilmu sosial-humaniora berkaitan dengan makna, nilai dan kesadaran. Sehingga demikian, berbeda dengan para ilmuwan dan ahli tafsir sebelumnya, yang membagi ayat Al-Quran hanya ke dalam dua bagian yaitu kauniyah dan qauliyah. Kuntowijoyo menambahkan ayat nafsiyah ke dalam bagian ilmu-ilmu tersebut.
                            ii.     Sumber 'ada’ (Sumber Objek Ilmu)
Ilmu sosial profetik, menurut Kuntowijoyo, akan dilakukan reorientasi terhadap, yaitu epistemologi terhadap dan mode of thought dan mode of inquiry, bahwa sumber ilmu pengetahuan itu tidak hanya dari rasio dan empiris, tetapi juga Wahyu. Didalam Islam, Wahyu berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia untuk dapat menjalankan kehidupan yang benar secara total. Sehingga pada pokoknya sumber ‘ada’ dalam paradigma profetik adalah: Wahyu, akal, hati dan indra.

2)      Asumsi Epistemologi
                         i.          Cara Memahami dan Mengembangkan Objek Ilmu
Ilmu sosial profetik, bagi Kuntowijoyo pada dasarnya juga merupakan ilmu sosial transformatif, yaitu ilmu yang didasarkan pada hasil “elaborasi ajaran-ajaran agama ke dalam bentuk suatu sosial”. Sasaran utamanya adalah “rekayasa untuk transformasi sosial. Oleh karena itu ruang lingkupnya bukan pada aspek-aspek normative yang permanen seperti pada teologi, tetapi pada aspek-aspek yang bersifat empiris, historis dan temporal. Ilmu sosial transformatif, “tidak berhenti hanya untuk menjelaskan fenomena sosial namun juga berupaya untuk mentrasformasikannya.
Ilmu sosial profetik tidak sekedar mengubah demi perubahan tetapi mengubah berdasarkan cita etik profetik. Untuk itu Kutowijoyo melakukan rekonstruksi epistemologi dengan mendasarkan pada pendekatan sintetik dan analitik. Melalui pendekatan sintetik, wahyu selain akan berperan sebagai unsur pembentuk nilai (transformasi psikologis)' juga sebagai unsur pembentuk konstruk teoretis, yang akan menjadi dasar untuk mengoperasionalisasikan konsep-konsep normative menjadi objektif dan empiris. Melalui pendekatan analitik, terutama dengan mendasarkan pada metode structural transendetantal, akan mentransendensikan makna tekstual (wahyu) dari penafsiran kontekstual berikut bias-bias historisnya, sehingga akan sesuai dengan konteks kekinian dan kedisinian. Dengan motede ini maka ilmu tidak hanya akan mempunyai kemampuan untuk menjelaskan dan mengubah fenomena sosial, melainkan juga memberi petunjuk ke arah mana transformasi dilakukan, untuk apa, dan oleh siapa.
                           ii.          Validasi kebenaran
Menurut Kuntowijoyo, ada tiga sumber pengetahuan, yaitu Wahyu, realitas empiris dan rasio dalam sosiologi profetik haruslah diletakkan secara dialektis, karena itu Wahyu tidak dapat dilepaskan dari realitas. Validitas dalam paradigma profetik tidaklah bersifat hierarkis, tetapi alternatif-saling mendukung antara realitas empiris, realitas ideal dan wahyu.

3.        Asumsi Aksiologi
                         i.          Sumber nilai dalam menentukan manfaat ilmu bagi manusia
Ada 4 hal yang tersirat dalam QS Ali Imran: 110 tentang etika profetik. Etika profetik merupakan pelaksanaan secara integral dari (1) ta’muruna bil ma’ruf = menyuruh/mengajak kepada kebaikan; menganjurkan atau menegakkan kebajikan (humansime); (2) tanhauna’anil munkar = Mencegah dari yang mungkar (liberasi) dan; (3) tu’minu billah = beriman kepada Allah. Kunto menyebutnya menjadi humanisme, liberasi dan transendendi, Etika profetik inilah sebagai sumber nilai dalam menentukan manfaat ilmu bagi manusia.
                       ii.          Manfaat ilmu bagi manusia
Keabadian Islam bagi Kuntowijoyo justru berarti perubahan yang permanen. Permanesasi itu menurut Islam harus disertai dengan citarasa mengenai tujuan (a sense of goal), yaitu semakin dekatnya manusia kepada yang Maha Abadi. Islam menghendaki adanya transformasi menuju transendensi. Tujuan pendidikan adalah pengenalan dan pengakuan yang diajarkan secara progresif kepada manusia, mengenai tempat yang sebenarnya dari segala sesuatu dalam tatanan ciptaan yang mengarah pada pengenalan dan pengakuan tempat yang patut bagi Allah SWT dalam tatanan wujud dan eksistensi.
Dengan demikian pendidikan lebih ditujukan kepada manusia, agar manusia dapat memiliki dan meningkatkan ketaqwaannya. Karena ketaqwaan seseorang pada dasarnya harus diawali dengan ilmu, agar ia dapat mengetahui dengan baik dan benar amalan-amalan apa yang harus dilakukan agar ia dapat memiliki dan meningkatkatkan ketaqwaannya tersebut. Dengan demikian dapatlah dipahami bahwa salah satu tujuan akhir dari pendidikan dalam islam adalah pengenalan kepada Allah dalam arti hakiki, sehingga ia menyadari dengan sunguh-sungguh posisinya dan posisi segala sesuatu dalam alam semesta serta posisi tuhannya.

B) Asumsi dan Model dari Basis epistemologi paradigma profetik dalam ilmu hukum
1) Asumsi Ontologis
Dalam konteks ilrnu hukum, maka dapatlah dipahami bahwa norma hukum (obyek Ilmu hukum) sebagai bagian dari ayat-ayat (tanda) Tuhan Sang Pencipta Ayat-ayat Allah yang tersirat dan terkandung dalam cipaan Nya dan dapat diketahui oleh manusia, dipandang sebagai eksistensi kontigen, yang nampak dalam multiplisitas fenomena, dan bersifat relatif. Norma hukum merupakan fenomena yang berdialektik antara dunia normatif relatif yang berada di dunia norma, dengan dunia ide dan dunia empiris secara simultan. Dengan merujuk pada paradigma rasional dalam ilmu hukum, maka norma yang menjadi obyek ilnu hukum berkarakter: (a) Norma hukum sebagai makna tindakan berkehendak (b) Norma hukum, sebagai norma relative yang berkarakter normatif.
Sumber “ada” paradigma profetik dalam ilmu hukum adalah norma-norma yang terbentuk sebagai hasil internalisasi dan objektivasi dari sumber utamanya, yaitu wahyu yang tertafsir oleh manusia yang berakal (yaitu melalui otak dan qalb (akal aktifnya) telah terisi oleh pesan-pesan Ilahiah), serta telah terverifikasi dengan konteks sosialnya. Dengan perkataan lain, sumber ‘ada’ merupakan hasil dialektik antara wahyu, akal dan indra dalam diri manusia yang qalb-nya telah terisi oleh pesan-pesan Ilahiah.

(2) Asumsi epistemologi Paradigma Profetik dalam Ilmu Hukum
Secara epistemologi, paradigma profetik dalam ilmu hukum mendasarkan pada pandangan dialektis antara struktur dan super struktur dengan merujuk pada QS.Ali Imron (3); 110. Kuntowijoyo menegaskan pentingnya kesadaran proses dalam sejarah yang tertambat pada nilai-nilai illahiah (amar ma’ruf nahi munkar). Dengan adanya independensi kesadaran yang tertambat pada nilai-nilai illahiah ini, paradigma profetik dalam ilmu hukum membedakan dirinya dengan paradigma saintisme (sebagaimana etika materialistis) berpendapat bahwa super sturktur (kesadaran) ditentukan oleh struktur (basis material). Bagi paradigma super struktur (kesadaran) lah yang menentukan struktur (basis material), meskipun tetap mengakui adanya kesadaran material. Bagi paradigma profetik struktur kesadaran manusia tidak hanya berbentuk sebagai hasil internalisasi dari fenomena (sebagai representasi wahyu yang terinternalisasi di dalam qalb akal manusia dan terskpresi dalam nilai nilai), akan tetapi juga hasil dari hasil subyektivikasi dari fenomena. Hasil dialektik dari supra struktur dan struktur itulah yang kemudian terkekspresi menjadi aktivitas yang terobyektivikasi. Dengan demkian supra struktur dalam proses proses sosial, berdialektika melalui proses internalisasi, subyektivikasi, dan obyektivikasi.
Melalui humanisasi, liberalisasi, dan transendensi paradigma profetik dalam ilmu hukum hendak mengaskan posisiya, karakteristik lain dari paradigma profetik adalamh menjadikan transedensi sebagai bagian penting dari unsur pembentuknya. Karena itu, dalam hal ini nilai-nilai religiusitas menjadi bagian yang penting dari proses membangun peradaban manusia. Paradigma profetik dalam ilmu hukum berdiri dalam posisi yang berhadap hadapan dengan paradigma rasional (madzhab filsafat hukum positivistik), dalam pengertian ini paradigma profetik dalam ilmu hukum lebih dekat dengan teori kritis. Melalui liberalisasi dan humanisasi, paradigma profetik dalam ilmu hukum, Selaras dengan kepentingan emansipatoris teori kritis, bahwa keilmuan haruslah dimulai dari realitas karena dari realitaslah yang merupakan sumber valid dari ilmu.

2) Validitas Kebenaran
Berdasarkan tawaran dari Kuntowijoyo maka pada paradigma profetik dalam ilmu hukum terdaat tiga sumber pengetahuan; Wahyu, Realitas, Empiris dan Rasio, yang diletakkan secara dialektiktis karena itu Wahyu tidak dapat dilepaskan dari realitas. Wahyu haruslah senantiasa dipahami dalam relasinya dengan realitas empiris. Realitas empiris dan wahyu harus berfungsi komplementer dan berhubungan dialektis selamanya, baik ketika realitas itu tidak terdapat dalam teks wahyu maupun ketika ia bersebrangan dengan teks wahyu.

c) Asumsi aksiologi paradigma profetik dalam ilmu hukum
1) Sumber nilai dalam menentukan manfaat ilmu bagi manusia
Dalam pengembangan ilmu hukum dan penetapan substansi ilmu hukum harus memperhatikan aspek; pertama humanisme teosentris, manusia memusatkan diri pada tuhan tapi tujuannya untuk kepentingan manusia. kedua liberasi ilmu hukum bertanggungjawab profetik untuk membebaskan manusia dari dominasi struktur yang tertindas, ketiga transendensi, yaitu yang mengarahkan pada tujuan hidup manusia (humanisasi dan liberasi) itu dilakukan.

2) Manfaat ilmu bagi manusia
Adapun yang menjadi sasaran utama dari ilmu hukum profetik adalam untuk menjadikan manusia sebagai ‘insan yang sempurna’ yakni untuk mengasuh, memupuk, menjelmakan kebaikan yang bermkasud keadilan dalam diri insan sebagai manusia. Yaitu manusia yang bisa mewujudkan kebaikan untuk dirinya sendiri sebagai manusia dan memposisikan dirinya secara adil dalam tataran realitas secara keseluruhan untuk itu manusia harus memperoleh pengetahuan tentang sesuatu sebagaimana adanya yatitu pengetahuan yang didasarkan pada ‘makna’ yang sesuai dengan realitas.


Daftar Pustaka

Kelik Wardiono, 2014, Paradigma Profetik: Pembauran Basis Epistemologi Ilmu Hukum, Yogyakarta: Genta Publishing.




Sabtu, April 04, 2009

Menunggu Presiden Yang Pengusaha

Di beberapa daerah para Gubernur dan Walikota/Bupati yang punya background pengusaha, sudah terbukti mampu memajukan daerahnya.


Dalam level negara, di Indonesia presiden yang menjabat baru dari kalangan intelektual/cendekiawan, militer, politisi namun belum ada yang berasal dari background pengusaha murni dan hasilnya sudah kita ketahui bersama saat sejarah bangsa ini masih berlangsung.


Nah sudah saatnya kita memberikan kesempatan kepada orang dengan background pengusaha murni untuk memimpin negeri ini untuk melihat apakah ada kontribusi yang signifikan dan berbeda dari pemimpin sebelumnya dengan latar belakang yang lain.


Negara Indonesia bukan negara coba-coba, tapi perlu dicoba apakah presiden yang pengusaha bisa berbuat lebih banyak atau tidak.

Kamis, Januari 15, 2009

Mas Ehud, Kami Ini Manusia

Apa yang kau cari mas Ehud?
mayat sudah bergelimpangan
bangunan menjadi rata dengan tanah
kehidupan lebur tak bersisa

Apa yang kau inginkan mas Ehud
bom sudah meledak
pesawat terus menerus tinggal landas mencari sasaran
roket tak terhitung yang meluncur

Siapa yang bisa menghentikanmu mas Ehud?
suara hatikah?
jiwa yang bebaskah?
nafsu mutmainnahkah?
atau pacar gelapkah?

Apapun yang bisa menghentikanmu aksimu adalah urusanmu
urusanku adalah menyelamatkan generasi insan kamil yang hampir tak bersisa

Rabu, Desember 17, 2008

Thailand bukan Myanmar

Timnas harus mengakui keunggulan Thailand 0-1 dalam laga kandang piala AFF Suzuki 2008 di Gelora Bung Karno pada selasa (16/12). Kita bisa menyaksikan sendiri Thailand bermain sangat tenang, efektif dan sedikit sekali melakukan kesalahan. Pada saat bertahan pemain Thailand sangat ketat menempel pemain Indonesia sebaliknya ketika menyerang Thailand bisa dengan leluasa memborbardir lini belakang Indonesia.

Permainan tim Indonesia tidak dapat berkembang seperti yang ditunjukkan sewaktu berhadapan dengan Myanmar di laga penyisihan. Ya memang karena Thailand bukan Myanmar yang bisa timnas jinakkan dengan permainan cantik. Bahkan banyak sekali kesalahan yang dilakukan pemain Indonesia seperti M Ilham, di sektor kiri Isnan Ali sangat kerepotan menjaga wilayahnya.

Ada yang unik di timnas piala AFF kali ini, sebagai pimpinan teratas klasemen Djarum ISL 2008 tidak ada satupun pemain Persipura atau Persiwa yang masuk timnas, padahal logikanya di tim tesebut banyak pemain potensial yang mendukung tim sehingga jadi pimpinan klasemen. Ya memang semua menjadi otoritas pelatih dalam menentukan pemain. Entah apa yang ada di benak Benny Dollo.

Selasa, Desember 16, 2008

Oh ... Boaz... Oh ... Timnas

Malam ini (16/12) timnas akan memainkan laga kandang pada semifinal AFF Suzuki 2008 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Untuk menghadapi Thailand, Benny Dollo mengharapkan adanya variasi serangan dengan memanggil Boaz Salossa pemain asal Persipura.

Namun sayang harapan itu tidak mungkin terwujud karena terganjal peraturan dari AFF yang melarang pergantian pemain apabila tidak ada yang cedera berdasarkan pemeriksaan tim medis AFF. Apa boleh buat akhirnya timnas harus menggunakan formasi lama.

Atas komposisi yang sudah dimainkan sejak penyisihan grup ini, Bendol harus menginstruksikan pemain lebih kreatif dalam mengolah serangan mengingat pemain Thailand terkenal disiplin dan solid seperti Singapura. Kehadiran Boaz memang penting tetapi kemenangan timnas dalam AFF Suzuki 2008 jauh lebih penting. Biarlah tenaga Boaz lebih dimaksimalkan pada kualifikasi Piala Asia 2011 yang dimulai Januari 2009.

Senin, Desember 15, 2008

Nge-Charge HP di Bandara Soekarno-Hatta

Low batterey di bandara Soekarno-Hatta....? Jangan panik boz... Anda tetap bisa nge-charge HP kok.... tepatnya langsung aja mencari papan pengumuman keberangkatan pesawat (computerized) yang berada di setiap gerbang pintu/gate menuju ruang tunggu. Posisi colokannya berada di bawah papan pengumuman bagian belakang.

Saat saya masih harus nunggu jadwal keberangkatan pesawat bulan Oktober lalu, saya melihat banyak orang yang menggunakan fasilitas ini, bahkan sambil nge-charge pun bisa menelepon orang yang diseberang sana. Tidak ada kamus loss communication dimanapun anda berada kecuali di hutan kali yee... hehe. Setidaknnya relasi bisnis tidak akan kecewa dan sang pacar pun tidak akan ngambek gara-gara ga bisa dihubungi.

Sabtu, Desember 13, 2008

Ke Pasar Modal Yuk

Hari Kamis tanggal 11 Desember 2008 saya menghadiri seminar Forum Calon Investor di Novotel Solo. Seminar di selenggarakan oleh Indonesia Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia hasil merger antara Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabay (BES). Peserta yang hadir cukup banyak bahkan samapi ada kursi tambahan.

Dalam sambutannya walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) mengatakan meskipun tidak mengerti tentang pasar modal karena memang tidak pernah bermain di pasar modal tetapi sangat mendukung keberadaan pasar modal sebagai alternatif investasi untuk masyarakat.

HS Sembiring sebagai Direktur Perdagagan IDX selaku narasumber memaparkan dengan adanya seminar ini sebenarnya IDX ingin supaya masyarakat lebih mengetahui bahwa ada alternatif investasi yang menarik selain yang sudah dikenal seperti tabungan, deposito maupun emas. Dan kebetulan sekali saa

Saya pernah punya pengalaman main pasar modal sewaktu masih kuliah tapi join sama saudara yang sedikit paham tentang itu. Tetapi hasilnya tidak memuaskan karena harga saham yang kami beli turun akhirnya saudara saya menjual kembali karena khawatir harga turun terus sehingga akan rugi terlalu banyak.

Saya menganggap forum ini sangat baik, setidaknya atas forum tersebut saya bisa tercerahkan kembali bahwa suatu saat pasar modal harus saya masuki.

Jumat, Desember 12, 2008

Waspadai Torsio Testis

Kemaren malam saya berkesempatan menjenguk putranya teman kantor saya yang mondok di RS Dr Oen Kandang Sapi. Setelah bertemu dan mendapat penjelasan ternyata putranya telah menjalani operasi dengan penyakit yang namanya Torsio Testis. Nama penyakit yang baru pertama kali saya dengar sampai hari ini.

Awalnya yang dirasakan oleh putranya teman saya ini adalah nyeri yang luar biasa di sekitar perut kebawah. Oleh ibunya dipikir sakit maag, tetapi karena sakitnya sudah tidak tertahan lagi bahkan sudah berteriak, maka ibunya memutuskan untuk di USG. Diagnosa dokter menyatakan adanya penyakit Torsio Testis, dan testis yang bengkak harus diangkat karena kalau tidak testis ini akan membentuk antisperma.

Dari blog medlinux saya dapat informasi bahwa Torsio Testis merupakan suatu keadaan dimana funikulus spermatikus terpeluntir sehingga terjadi gangguan vaskularisasi dari testis yang dapat berakibat terjadinya infark daripada testis. Peristiwa ini biasanya terjadi pada laki-laki usia 8-20 tahun dan terjadinya mendadak. Akibatnya akan terjadi strangulasi suplai aliran darah ke testis yang bersangkutan dan bila dibiarkan berlangsung lebih dari 3-4 jam, menyebabkan terjadinya infark dan kemudian atrofi dari organ-organ bersangkutan.

Masih dari medlinux, secara toeri diagnosis Torsi Testis dapat diketahui dari gejala-gejala (anamnesis), timbul mendadak, nyeri hebat dan pembengkakan dalam skrotum, sakit perut hebat, kadang-kadang disertai dengan rasa mual dan muntah. Nyeri dapat juga menjalar ke daerah inguinal atau perut sebelah bawah. Testis yang bersangkutan dan dirasakan membesar. Terjadi retraksi dari testis kearah kranial, karena funikulus spermatikus terpeluntir tadi memendek.

Dari blog medicastore diketahui penyebab
Torsio testis terjadi akibat perkembangan abnormal dari korda spermatika atau selaput yang membungkus testis. Biasanya hal ini terjadi pada masa pubertas dan sekitar 25 tahun, tetapi bisa terjadi pada usia berapapun. Torsio testis bisa terjadi setelah testis mengalami trauma, seorang pria melakukan aktivitas yang sangat berat atau bisa juga terjadi tanpa alasan yang jelas.

Berdasarkan teori dan yang dialami langsung oleh putra teman saya ternyata ada korelasi langsung dan kebetulan sekali umur putra teman saya ini memang masih dibawah 20 tahun yang dalam kesehariannya mempunyai aktivitas yang sangat banyak.

Segala penyakit memang milik Allah dan hanya pada Allah juga obatnya. Dan alhamdulillah atas kuasa Allah hari ini putra teman saya sudah boleh pulang. Kalau sudah sembuh total saya tunggu kedatangannya di Coppa Futsal ya... Jangan lupa tiap sabtu jam 16.00 WIB lho.

Kamis, Desember 11, 2008

Kantor Pajak Lebih Tertib

Malam tadi saya ngobrol dengan seorang rekan yang berprofesi sebagai konsultan pajak, tepatnya yang membantu pengerjaan pajak beberapa perusahaan yang ada di Soloraya. Dia bergerak sebagai pribadi dengan keahliannya di bidang pajak tanpa terlibat dalam asosiasi konsultan pajak.

Untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan saya langsung tanya sama dia bagaimana kondisi pelayanan kantor pajak sekarang setelah adanya reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh Menteri Keuangan. Dia menjawab secara pribadi saya lebih suka kondisi sekarang karena semua uang pajak masuk ke negara dan secara nurani saya bekerja lebih tenang. Petugas pajak juga lebih hati-hati ketika menangani masalah pajak ketika berhadapan dengan konsultan pajak (KP) atau wajib pajak (WP) karena siapa tahu salah satu dari mereka adalah intel yang menyamar sebagai KP atau WP yang memang ditugasi mengawasi perjalanan reformasi birokrasi pajak. Sekali ketahuan petugas pajak berbuat tidak sesuai prosedur maka resiko sanksi siap menunggu.

Dalam benak saya dalam skala kecil reformasi ini ternyata ada manfaatnya. Bahkan untuk menuntaskan reformasi ini presiden SBY sampai harus memperpanjang masa tugas Dirjen Pajak yang sebenarnya sudah memasuki masa pensiun. Tampaknya posisi pak Darmin Nasution yang seniornya Mb Ani (Menteri Keuangan) sebagai sesama dosen di kampus UI sangat genting, sehingga harus beliau yang melanjutkan tugas sebagai Dirjen Pajak.

Meski sudah lebih baik dalam penataan reformasi birokrasi, tetapi saya sempat mengalami pelayanan yang sangat tidak simpatik dan tidak ramah dari petugas pajak di wilayah Klaten. Saya sangat jengkel dan dongkol. Atas pengalaman ini teman saya yang konsultan pajak langsung menyarankan buat surat saja kepada pimpinannya biar ditegur oleh yang berwenang untuk itu. Sekarang jamannya pelayanan prima katanya.

Usul yang baik saya kira, walau sampai saat ini saya belum melakukannya. Semoga pak Darmin dapat menyerap informasi sedalam-dalamnya dari proses reformasi ini, sehingga orang-orang yang tidak sejalan dengan program ini biar langsung "dibina" saja.

Rabu, Desember 10, 2008

Tuh Kan Kalah.....

Sedih juga mengetahui hasil akhir laga timnas Indonesia dengan Sinagpura. Timnas harus mengakui keunggulan Singapura 0-2. Semua yang nonton pasti sangat bangga atas suguhan permainan Firman Utina dkk yang penuh semangat, kerja keras dan bertarung habis-habisan. Bahkan Firman sendiri yang bermain sangat cantik harus keluar lapangan terlebih dahulu sebelum pertandingan usai.

Indonesia tampil memukau dengan ball possesion yang baik meski harus diakui Singapura bermain sangat solid, disiplin dan efektif. Hanya sedikit serangan dari Singapura tapi yang sedikit justru jadi bumerang buat timnas dan menyebabkan kebobolan dua gol.

Di bangku cadangan sekilas tampak salah satu offisial tim yang menggunakan penutup mulut sementara yang lainnya tidak. Apakah ini secara metafisika yang mempengaruhi kekalahan timnas? Heheh tidak ada yang tahu, saya pun hanya menebak-nebak saja.

Timnas tolong duonk bermain lebih baik lagi. Kapan nih dapat gelar lagi. Mosok dapat bencana terus. Cape... deh.

Sabtu, Desember 06, 2008

Terima Kasih Timnas Indonesia

Setelah lama ga nulis, akhirnya tiba juga waktunya untuk corat-coret lagi. Sebelumnya ga mau nulis karena penyakit yang sama sekali tidak patut dipelihara, yaitu penyakit malas. Meskipun tetap rajin membaca web atau blog lain, terutama Kompasiana lebih khusus lagi blognya mas Wisnu yang banyak cerita tentang pak beye dan lingkaran istana.

Hari ini pengen nulis karena lagi seneng bangetttsss, soalnya timnas menang bo'. Sebagai pecinta sepak bola menonton timnas bertanding adalah suatu kewajiban buat saya. Tapi hanya nonton timnas kalo ISL Djarum atawa Coppa Indonesia jarang banget hehe. Apalagi timnas menang dengan penampilan yang mengesankan walau sebelumnya 2 kali kalah dari Myanmar saat piala Grand Royal.

Gol Firman Utina rrruuuarr biasa. Itulah kalimat yang muncul dari saya ketika nonton bersama teman-teman tadi malam. Tidak lupa sambil menikmati Terang Bulan isi pisang hehe (urusan peyut tetap ga lupa). Cuma yang kurang gereget itu golnya Bambang Pamungkas, walau menambah gol tapi secara batin saya kurang bergetar apalagi BP tidak dalam perform terbaiknya. Kalo gol Budi Sudarsono memang berkelas, ya.. agak maksa dikit boleh dikata hampir mirip golnya Cristiano Ronaldo gitu deh.

Bravo untuk timnas, Aku Disini Untukmu

Jumat, September 05, 2008

Terminal Tirtonadi Jilid II Masih Mangkrak

Setelah proses relokasi para penjual kijing dan beberapa pengguna tanah lainnya dari lahan yang akan dijadikan pengembangan terminal Tirtonadi oleh pemkot Solo, sampai saat ini lahan tersebut masih mangkrak dan belum ada tanda-tanda akan ada proses pembangunan. Mengingat sudah ada sebagian seng yang lepas atau sengaja dilepaskan, dikhawatirkan lahan tersebut akan diserbu lagi oleh orang-orang yang ingin menempati tanah secara ilegal. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemkot Solo, jangan sampai sudah di relokasi dengan damai atas penghuni terdahulu, karena keterlambatan pembangunan lahan tesebut malah dihuni lagi oleh orang yang tidak mau tahu akan pembangunan kota

Rabu, Agustus 27, 2008

Merah Rekah

Titik-titik keserasian yang menjalin setiap ruas kelopak adalah semata-mata karena kekuasan Allah.

Senin, Agustus 25, 2008

Lukisan Tuhan

Keceriaan kuning dalam bungkus putih. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dalam menghadirkan keindahan.

Jumat, Agustus 08, 2008

Tembok Pun Jadi Batik

Tidak hanya baju yang memakai motif batik, tembok pun bisa dijadikan sarana untuk melestarikan batik. Tembok yang berada di atas sungai pembatas antara wilayah Solo dan Sukoharjo ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pihak yang berkompeten. Semoga tidak ada yang usil untuk merusak upaya yang baik ini.

Tampaknya tidak ada hari libur buat petani. Foto yang diambil hari Minggu 3 Agustus 2008 ini menunjukkan bahwa hanya ada kerja keras dalam hidup mereka. Meski terletak di pinggir kota tepatnya sebelah timur perumahan Lor-In Residence dan bersanding dengan gedung-gedung tinggi bukan halangan untuk kerja keras dan tekun. Berbeda dengan karyawan atau buruh yang masih mengalami hari libur. Meski tidak semua karyawan memanfaatkan hari libur untuk istirahat karena ada juga yang punya usaha sampingan. Yang penting kita sadari adalah hidup kita ada di tangan kita sendiri. Allah hanya meridhoi apa yang kita lakukan.

Selasa, Agustus 05, 2008

Papan Nama Tanpa Nama

Memprihatinkan. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi papan nama stadion kebanggaan masyarakat Solo. Stadion Sriwedari tepatnya. Stadion tempat berlangsungnya PON pertama kali ini merupakan nama yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepakbola tanah air. Namun ketika Slamet Suryanto menjabat sebagai walikota Solo, nama stadion ini berubah menjadi stadion R. Maladi dengan alasan sebagai bentuk penghargaan atas jasa beliau sebagai mantan Meteri Olahraga dan designer stadion tersebut. Kini, entah akibat kurangnya sense of belonging dari masyarakat atau banyaknya pihak yang tidak setuju dengan perubahan nama tersebut, kondisi papan nama Stadion R Maladi menjadi tidak terawat karena sebagian besar hurufnya hilang.

Senin, Agustus 04, 2008

Lokomotif Cantik Dari Pabrik Gula

PTPN IX (Persero) memilih lokomotif sebagai ikon perusahaan dan diletakkan di atas identitas perusahaan. BUMN yang berkantor Jl. Ronggowarsito sebelah barat Pura Mangkunegaran Solo ini, tampaknya sengaja memilih lokomotif sebagai ikon karena dalam aktivitas produksinya menggunakan lori (kereta api kecil) lengkap dengan lokomotifnya sebagai sarana transportasi. Lori tersebut digunakan untuk mengangkut produk-produk yang dihasilkan dari tanaman tebu. Menurut situsnya produk tanaman tebu ini termasuk dari Divisi Tanaman Semusim (Pabrik Gula)

Minggu, Agustus 03, 2008

Browsing@Citywalk

Untuk mendukung proses Solo sebagai kota cyber, Apkomindo Solo bekerjasama dengan Telkom Speedy menyelenggarakan event browsing internet di kawasan city walk. Event ini dilaksanakan bersamaan dengan dibukanya Solo IT Expo 2008 di Diamond Convention Center tanggal 30 Juli 2008. Animo yang tinggi dari peserta hingga mencapai 486 orang akhirnya mendapat pengakuan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai event dengan peserta browsing internet terbanyak. Yang penting bukan hanya sekedar rekor tapi tujuan yang mulia benar-benar terwujud yaitu agar masyarakat Solo dapat lebih melek informasi.

Jumat, Agustus 01, 2008

Berdiri Satu Kaki Di Solo IT Expo 2008

Ada yang unik dari Solo IT Expo di Diamond Convention Center 30 Juli-2 Agustus 2008. Di salah satu stand, pengunjung di tantang lomba berdiri satu kaki selama-lamanya. Bagi 3 orang dengan catatan waktu terlama akan memperoleh hadiah dari pemilik stand. Lomba berdiri ini akan berlangsung selama pelaksanaan pameran dan pemenang akan diumumkan pada saat penutupan pameran. Hadiahnya Motherboard, Keyboard dan Optic Mouse.